Seperti yang kita ketahui bersama  bahwasanya Presiden Turki Tayyip Erdogan telah mencabut status dari museum dan  mendeklarasikan Hagia Sophia sebagai masjid kembali pada Jum’at, 10 Juli 2020. Hak itu dilakukan setelah pengadilan tinggi memutuskan konversi bangunan kuno itu menjadi museum oleh negarawan pendiri Turki modernm Mustafa Kemal Ataturk adalah ilegal. Meski begitu pujian dan protes silih berganti datang karena keputusan ini.

Namun di balik itu semua kita khususnya orang muslim harus tau bahwa bangunan itu wujud dari perjuangan panjang dalam bagian dari pembebasan Konstantinopel (Nama terdahulu sebelum Islambul dan Istanbul) yang takluk pada kesultanan Utsmaniyah pada tanggal 20 Jumadil Ula 857 H atau Selasa 29 Mei 1453.

Bangunan ini pula menjadi saksi ketika Sultan Mehmed mendekati pintu gereja Hagia Sophia, kaum kristen yang berkumpul di didalamnya merasa sangat ketakutan. Namun, tidak ada pilihan lain bagi mereka, salah seorang pendeta lalu membukakan pintu untuk Sultan dan terlihatlah di depannya penduduk Konstantinopel memadati gereja Hagia Sophia dengan ketakutan dan histeris. Sultan kemudian meminta agar pendeta menenangkan penduduk dan semua diperintahkan kembali kerumah masing-masing dengan jaminan dirinya. Mendengar hal ini, beberapa dari pendeta yang bersembunyi segera keluar dan menyatakan masuk islam setelah menyaksikan toleransi Islam kepada penduduk yang telah ditaklukan.

Maka tak heran Hagia Sophia menjadi bangunan tua yang didirikan pada tahun 325 M atas perintah kaisar Konstantinus I tetap menjadi bangunan yang sangat indah, kubahnya yang besar dan tinggi, dengan jendela yang begitu terang cahaya masuknya dan dengan sejarrahnya meski umurnya sudah tau.

Gimana?
Yuk, bareng..... aja

#goTurkeyFandiego